Ngur Tavur, Pulau Pasir Putih yang Menawan

Jelajah wisata kali ini akan mengunjungi sebuah pulau pasir putih. Bagi penggemar pantai tempat ini adalah surga karena kita seperti berada di pantai pasir putih di tengah laut.

Orang Setempat Menyebutnya Pasir Timbul

Ngur Tavur dalam bahasa setempat artinya “pasir timbul”. Jadi kalau merunut epistimologinya, tempat ini bukanlah sebuah pulau. Kalau dirunut dari namanya tempat ini adalah pasir timbul. Ngur Tavur. Sebuah gundukan pasir yang terjadi akibat arus laut yang membawa pasir. Pasir itu kemudian tertumpuk di atas karang yang dangkal.

Karena proses alamiah ini bentuk pulau pasir itu berubah-ubah. Perubahan bentuk pulau pasir ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan ombak yang datang dan pergi.

Tempat Wisata yang Masih Terasing

Perahu kecil yang bersandar

Ngur Tavur ini terletak di sebelah tenggara Pulau Woha. Pulau Woha adalah salah satu pulau yang berada di sebelah barat pulau Kei Kecil, berjajar di antara pulau-pulau kecil lainnya.

Sebagai tujuan wisata yang rekomended, pulau pasir ini masih cukup terpencil. Untuk sampai ke pulau ini kita harus nyarter perahu. Kalau anda naik pesawat anda bisa turun ke Kei Kecil. Kemudian anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menyewa perahu nelayan yang banyak dijumpai di pelabuhan.

Tips Menikmati Pulau Pasir Putih

Keunikan wisata di pulau pasir seperti Ngur Tavur ini adalah berada di manapun kita sedang berada di pantai. Menghadap ke manapun  kita sedang di atas pasir putih menghadap lautan. Tidak ada apapun di pulau itu kecuali pasir putih.

Pasir putih di Kei Kecil Jadi kalau kita hendak ke sana, waspadailah cuaca, terutama di musim hujan. Kalau kita kehujanan ketika sedang di pulau pasir putih itu maka selesailah kita. Basah kuyup ditelan hujan. Kecuali kalau kita termasuk orang yang bisa menikmati hujan. Pengalaman kehujanan di tengah pulau pasir putih tentulah akan menjadi pengalaman yang menggairahkan dan langka. Tentu saja kita harus siap basah semua. Termasuk semua bawaan kita, terutama hape dan kamera.

Perahu dengan rumah-rumahan

Strategi berlindung dari hujan bisa kita lakukan dengan mencarter perahu nelayan yang agak besar. Perahu yang agak besar biasanya sudah ada rumah-rumahannya. Bisa kita pakai untuk berlindung dari hujan. Baik dalam perjalanan maupun ketika di pulau. Hanya saja sewa untuk perahu yang agak besar ini memang lebih mahal. Dibandingkan sewa perahu kecil yang hanya beberapa ratus ribu rupiah, sewa perahu yang agak besar ini bisa sampai sejuta. Tapi kalau kita pandai menawar bisa kurang dari satu juta. Tidak ada harga baku untuk sewa perahu ini.

(/na)


Baca juga:

Pura Vuar Masbaat di Pulau 
Tanimbar Kei 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *