Candi Plaosan, Candi Kembar Persinggahan Dewata

Candi Plaosan ini adalah candi kembar. Tempat dahulu para Dewata berkunjung ke bumi. Mengunjungi umat Buddha yang sedang sembahyang, pada masa Hindu Mataram.


Sekilas Sejarah Candi Plaosan

Candi Plaosan adalah candi kembar yang dibangun pada masa Hindu Mataram. Menurut prasasti Sri Kahulunan yang berangka tahun (842 M), Candi Plaosan ini adalah candi Buddha yang dibangun oleh Ratu Sri Kahulunan yang beragama Buddha. Pembangunan candi Buddha ini mendapat dukungan suaminya, Rakai Pikatan yang beragama Hindu.

Karena itulah arsitektur candi ini sekilas mirip candi Hindu yang dicirikan oleh ornamen sudut-sudutnya runcing dan melengkung. Ciri candi Buddha nampak kuat dengan berdirinya 116 stupa di dalam kompleks candi. Keharmonisan arsitektur candi Plaosan ini menjadi bukti sejarah kerukunan hidup antar agama di masa lalu.

Stupa candi Plaosan
Stupa yang menjadi ciri candi Buddha

Candi Plaosan ini terletak di dekat Candi Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Tepatnya sekitar 2,5 km ke arah timur laut. Cek Google map. 

Mengunjungi Candi Plaosan, Wisata ke Masa Lalu

Mengunjungi Candi Plaosan itu seperti melakukan perjalanan waktu ke masa lalu. Lokasi kompleks candi yang luas dan pengunjung yang tidak terlalu banyak memberi kita ruang dan waktu untuk menyerap jaman kemakmuran dan penguasaan teknologi yang sulit dibayangkan pada waktu itu.

Ruang yang luas dan suasana yang tenang
Perjalanan ke masa lalu, mengunjungi jejak Dewata

Kagum adalah hal yang pertama kita rasakan. Kemegahan candi yang cantik berdiri melewati milenium adalah anugerah yang diwariskan moyang kita. Selanjutnya bila kita memberikan konteks waktu pada apa yang kita lihat kita akan dapat membuka diri untuk ikut mengalami apa yang terjadi pada masa itu. Abad ke 9! Waktu itu kehidupan masih sederhana. Masyarakat hidup dari bertani atau pengrajin. Meskipun begitu kemakmuran bisa dicapai dan kerukunan bisa dipelihara! Oleh karena itulah candi yang megah ini bisa dibangun.

Candi Kembar

Candi Plaosan adalah candi kembar. Candi Plaosan Lor merupakan kompleks candi yang berada di sebelah utara. Berdiri di kompleks ini sepasang candi utama yang dikelilingi oleh 58 candi kecil dan 116 stupa.

Candi utama
Megah berdiri candi utama

Meski masih banyak candi perwara yang runtuh tetapi banyak candi yang sudah berhasil direkontruksi. Termasuk sepasang candi utama yang bisa kita lihat berdiri megah.

Kompleks Candi Plaosan Kidul terletak kira-kira 100 m di sebelah selatan Candi Plaosan Lor. Berbeda dengan nasib kembarannya, Candi Plaosan Kidul lebih banyak menyisakan reruntuhan kemegahan masa lalu.

Tradisiku tradisi petani

Hanya beberapa candi perwara yang masih berdiri. Selainnya itu hanya sisa-sisa batu pondasi. Sepasang candi utamanya pun nyaris tidak diketahui di sebelah mana dulu berdiri. Batu-batu bekas reruntuhan candi-candi pun sudah tidak ketahuan rimbanya. Sepertinya waktu, alam, dan kebutuhan masyarakat selama berabad-abad telah menelannya.


(/na)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *